Beberapa situs negara atau situs partai politik belakangan ini sedikit sibuk, pasalnya situs yang mereka kelola mengalami deface atau kata orang di hacker.
Banyak spekulasi yang berkembang lantaran di hack nya situs ini tak lain dan tak bukan karena untuk bentuk protes suatu kalangan terhadap keputusan pemerintah secara sepihak.
Ya, seperti yang kita ketahui pemerintah indonesia telah mengeluarkan Undang Undang Internet & Transaksi Elektronik, dimana yang sedikit mengecewakan, pemerintah melakukan pemblokiran akses terhadap situs yang berbau pornography secara manual or automatic.
Sempat melakukan wawancaranya dengan Roy Suryo sebagai pakar telematika, multimedia, arimatika, wanita, lendir etc ini mengatakan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan pihak ISP di indonesia untuk melakukan pemblokiran terhadap situs ini.
Tidak bisa bayangkan berapa banyak data yang di save pemerintah pada server untuk mencatat nama domain web porno, “MATI 1 TUMBUH 1000″ sepertinya kalimat itu belum di pahami dengan benar oleh pemerintahan kita. Sebagai contoh seperti anda ketahui dengan memiliki account Blogspot.com anda bisa create subdomain baru sebanyak mungkin, apakah hal ini tidak di pikirkan oleh Pemerintah ? itu baru 1 masih banyak layanan gratis lainnya atau anda yang beli domain sendiri.
Kembali ke hacker. Jikalau site anda di hack, siapa yang disalahkan ? Developer atau Hacker ? Jawaban gamblang pasti Hackernya yang disalahkan. Jikalau ada yang berpendapat itu anda salah.
Sebenarnya yang salah adalah Developernya, kenapa membuat site yang penuh dengan BUG, atau pihak hosting nya tidak memiliki keamanan yang cukup tanguh.
Sebagai contoh, kemaren teman saya bercerita tentang situs yang menelan biaya PULUHAN, RATUSAN, bahkan MILIARAN rupiah, pernah di hack oleh para hacker, namun pihak korban selalu menyalahkan hacker, kenapa tidak webmaster anda kan anda udah bayar sekian mahal untuk itu kenapa mau terima web yang bisa di hack?.
………











wehehehe …
adoh otaku blm sampe khikhi ….
yg jelas web developer harus maknyus biar hacker ga kethusss ..
hihihihi..
pemerintah memblokir “XXX” situs…
biar koleksi 3GP para dewan gk k ekspose kalee ye…
bwakakaka…
Website di ke hack ? emang sedih karna akan banyak kerjaan.
Siapa yang salah, “Ini ibarat mencari siapa yang dahulu ada telur atau ayam” .
oleh karna itu pendekatan Patriotisme, kekeluargaan dan persahabatan adalah cara yang baik untuk mengenal hacker dan Aktivitasnya.
Kita tidak bisa bilang “Om hacker jangan di rotokin dos nya”?.
Kalau kita menggunakan Hosting yang titik terjeleknya adalah DOS, dan hacker itu tau si pemilik adalah sabahat atau bla…bla..bla.? (pasti dia akan memberita hukan kita tanpa menghajar dos)
heuehe mati 1 tumbuh milyaran setubuh ga
blogspot gitu lo :p
salah bapak pakai sarung
Bahasa programming nya yg perlu dibenahi bila ada situs yg kena deface oleh cracker.
wah kalau dipikir2 semua itu tergantung kita juga.
coba pikir merusak itu pasti lebih mudah dibanding membuat.
bandingkan membuat bangunan akan perlu waktu berbulan2 tapi merusak bangunan mungkin perlu waktu 1-2 hari aja.
kegiatan hack mungkin akan sangat menyenangkan bagi yang punya hoby merusak, tapi akan sangat merugikan bagi yang punya rumah.
sekarang kembali lagi pada proteksi keamanan yang diterapkan pada server/rumah tersebut.
just one word
USE LINUX Bro!!
Hidup lendirrrr
namanya juga iseng, bang ..
keisengan terkadang membuat orang susah, bisa juga sebaliknya menyusahkan
[...] juga melansir kalo bukan dia yang ngehack situs pemerintah yang beberapa waktu lalu sempat heboh di deface, dan beberapa blogger sejati pun sempat di sebut sama Om Roy Suryo sebagai [...]